, ,

Harumkan Unsrat Manado: Dr Ferry Liando, Langganan Juri Nasional Bawaslu RI Sejak 2019

oleh -87 Dilihat

Manado – Harumkan Unsrat Manado: Dr Ferry Liando, Langganan Juri Nasional Bawaslu RI Sejak 2019. Nama Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado kembali bersinar terang di kancah nasional.

Kali ini, kehormatan tersebut datang dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), di mana salah satu dosen andalannya terpilih sebagai Juri Nasional pada ajang bergengsi Lomba Debat Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi se-Indonesia Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI.Sosok yang mendapat kepercayaan besar ini adalah Dr. Ferry Daud Liando, SIP., M.Si., yang saat ini menjabat sebagai Dekan FISIP Unsrat.

Perhelatan akbar debat tersebut berlangsung di Hotel Mercure, Kawasan Ancol, Jakarta. Menariknya, Dr. Liando tidak sendirian. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari kanal YouTube resmi Bawaslu RI, ia bersanding dengan jajaran nama-nama besar dan pakar hukum terkemuka di Indonesia.Beberapa di antaranya adalah:
• Titi Anggraini (Pengajar Hukum Pemilu UI)
• Prof. Dr. Muhamad (Mantan Ketua Bawaslu RI)
• Dr. Dewi Petalolo (Anggota DKPP RI)
• Abhan (Anggota Komisi Yudisial RI yang baru terpilih)
• Dr. Endang Sulastri (Mantan KPU RI)
• Dr. Khairul Fahmi (Dosen Hukum Tata Negara Universitas Andalas)Namun, ada satu fakta yang membuat penunjukan Dr Ferry ini sangat istimewa, yakni tugas sebagai Juri Nasional ini adalah yang kelima kalinya baginya.Artinya, sejak Bawaslu RI pertama kali menggelar Debat Hukum Pemilu Antar Perguruan Tinggi Tingkat Nasional pada tahun 2019, Dr Ferry Daud Liando selalu menjadi sosok yang dipercaya dan diandalkan dalam tugas tersebut.

Baca Juga : Terungkap! 2026 Bakal Jadi Tahun ‘Revolusi Pariwisata’ di RI, Destinasi Favoritmu Bisa Hilang!

Harumkan Unsrat Manado
Harumkan Unsrat Manado

Sebuah rekor yang membuktikan konsistensi dan kepakaran beliau.

Profil Singkat Pakar Kepemiluan dari Sulut
Di Sulawesi Utara (Sulut), Dr Ferry Liando memang dikenal luas sebagai salah satu akademisi kepemiluan yang paling disegani. Penelitian-penelitiannya selama ini berfokus pada dinamika pemilu dan demokrasi. Di kelas, ia mengajarkan mata kuliah yang sangat relevan, seperti Sistem Kepartaian dan Pemilu, Perwakilan Politik, HAM dan Demokrasi, serta Kebijakan Publik.Jika menilik ke belakang, Dr Ferry Liando memiliki segudang catatan yang luar biasa.

Pada tahun 2015 silam, Dr Ferry Liando bersama perwakilan dari PT bekerja sama dengan KPU RI membentuk konsorsium Pendidikan Pascasarjana Tata Kelola Pemilu. Demikian pada Tahun 2016, dia menjadi tim penyusun naskah akademik RUU Pemilu bersama tim kemitraan, di antaranya Prof. Ramlan Surbakti, Prof. Saldi Isra, dan Hasyim Ashari. Tak hanya itu, beliau juga pernah menjadi Ketua Tim Penyusun Grand Desain Kurikulum Penguatan Kapasitas Bawaslu RI.

Menariknya, pada tahun 2019, 2022, 2023, 2024 dan 2025, Dr Ferry merupakan Juri Nasional untuk Lomba Debat Hukum Pemilu selama lima kali. Adapun dirinya pernah menjadi Tim Pemeriksa Daerah pada tahun 2020-2022 di DKPP dan menjadi tim ahli penyusun Indeks Kode Etik Penyelenggara Pemilu (IKEPP). Sedangkan tahun 2020 silam, beliau diangkat menjadi tim pakar kesekjenan KPU RI. Dr Ferry juga pernah terpilih menjadi tim ahli penilai makalah calon anggota KPU/Bawaslu RI Tahun 2017 dan 2022.

Adapun Dr Ferry diketahui telah menulis ratusan judul karya ilmiah dibidang kepemiluan untuk jurnal, buku, majalah, naskah akademik maupun kajian. Sejak tahun 2017 hingga saat ini dia diangkat sebagai tim editor jurnal Tata Kelola Pemilu KPU RI. Sebelumnya, pada tahun 2015 dia lulus Scholarship program for Political Thougt di Massachusetts University Amerika Serikat. Dia kemudian menjadi utusan Indonesia pada forum internasional “Civil Society Participation in the Indo Pacific” di Malaysia pada tahun 2018.

Kini beliau sebagai Pembina Pusat Studi Kepemiluan FISIP Unsrat, Pengajar pada Akademi Pemilu dan Demokrasi (APD) dan Wakil Sekjen Pengurus Pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI). Ia juga menjabat Dewan Pengawas Asosiasi Program Studi Ilmu Politik (APSIPOL) Indonesia periode 2025-2027. Diakhir tahun 2025 juga ditunjuk Bawaslu RI sebagai Pakar pada Electoral Supervisory Leadership Award 2025

 

Dior

No More Posts Available.

No more pages to load.