
Tangkapan Manado – Dalam upaya memperkuat koordinasi antarinstansi maritim serta meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan di wilayah Sulawesi Utara, KSOP Kelas III Manado bekerja sama dengan Pelindo Regional 4 Cabang Manado menyelenggarakan Coffee Morning Unsur Maritim Pelabuhan Manado. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (7/11/2025) bertempat di Rumah Makan Tuna House, Karangria, Manado, dan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, lembaga, serta pelaku industri kepelabuhanan.
Acara ini dipimpin langsung oleh Kepala KSOP Kelas III Manado, Kolonel Marinir Amrul Adriansyah, yang dalam sambutannya menekankan bahwa coffee morning bukan sekadar kegiatan formalitas, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sinergi lintas instansi dalam penyelenggaraan pelayanan pelabuhan yang aman, nyaman, dan efisien. “Koordinasi dan komunikasi yang baik antarunsur maritim menjadi fondasi bagi pengelolaan pelabuhan modern yang berstandar internasional,” ujar Kolonel Amrul.
Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat penting dari KSOP, di antaranya para kepala bidang dan pejabat struktural, serta perwakilan dari Pelindo Regional 4 Manado. Turut hadir pula Kepala Dinas Perhubungan Kota Manado, Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sulawesi Utara, Kapolsek Pelabuhan Manado, serta perwakilan Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Utara. Kehadiran berbagai unsur karantina, seperti Balai Kekarantinaan Kesehatan Sulawesi Utara dan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, menegaskan pentingnya aspek keselamatan, keamanan, dan kepatuhan terhadap regulasi di sektor maritim.
Tak kalah penting, forum ini juga diikuti oleh pelaku industri swasta dan asosiasi terkait, antara lain Ketua DPC INSA Pelabuhan Manado, Pos TNI AL Pelabuhan Manado, Ketua PPBMI, pimpinan perusahaan pelayaran, Ketua Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), perwakilan Perusahaan Bongkar Muat (PBM), serta perwakilan Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI/ILFA). Kehadiran mereka menegaskan keterlibatan semua pemangku kepentingan dalam mendorong pelabuhan Manado menjadi pusat logistik dan transportasi yang efisien dan kompetitif.
Kegiatan coffee morning ini menghadirkan sejumlah agenda strategis, antara lain:
-
Evaluasi Pelayanan Terminal Penumpang – Diskusi mendalam mengenai prosedur pelayanan penumpang, pengaturan antrean, keamanan, serta kenyamanan pengguna jasa pelabuhan.
-
Koordinasi Lintas Instansi – Menjalin komunikasi yang lebih intens antara KSOP, TNI AL, kepolisian, dinas perhubungan, dan lembaga terkait untuk penanganan situasi darurat, bencana, atau gangguan operasional.
-
Optimalisasi Operasional Pelabuhan – Membahas peningkatan kapasitas bongkar muat, manajemen logistik, dan modernisasi peralatan agar mendukung kegiatan pelayaran domestik dan internasional.
-
Pemenuhan Standar Internasional – Mengupayakan integrasi prosedur keselamatan, keamanan, dan kesehatan sesuai standar IMO (International Maritime Organization), untuk menjadikan Pelabuhan Manado berdaya saing global.
-
Sosialisasi Kebijakan dan Regulasi Terbaru – KSOP Kelas III Manado memaparkan regulasi terbaru terkait kepelabuhanan, termasuk sertifikasi keamanan, prosedur karantina, dan mekanisme pengawasan armada kapal.
Kolonel Amrul Adriansyah menambahkan, “Pelabuhan Manado harus mampu memberikan layanan yang terintegrasi, tidak hanya bagi masyarakat dan wisatawan, tetapi juga bagi industri logistik dan pelayaran. Sinergi dan komunikasi yang baik antara unsur maritim akan memastikan keamanan, ketertiban, dan kenyamanan di pelabuhan, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.”
Selain sesi formal, kegiatan coffee morning juga menyediakan sesi diskusi terbuka dan brainstorming, di mana para peserta membahas berbagai tantangan operasional seperti antrean kapal, keamanan kargo, manajemen bencana, hingga penerapan teknologi digital untuk memonitor arus barang dan penumpang. Beberapa peserta menyoroti perlunya peningkatan fasilitas bagi kapal domestik dan internasional, modernisasi sistem navigasi, serta pelatihan keamanan untuk pekerja pelabuhan agar standar layanan semakin profesional.





